Joomla 3.1 Template by iPage Coupon

KPU KOTA BANDUNG STUDI BANDING SOAL LCC KE KPU KUNINGAN

Diterbitkan pada Senin, 11 Jun 2012
User Rating:  / 0
TerburukTerbaik 

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kepemiluan dan Demokrasi tingkat SLTA yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan ternyata menjadi daya tarik KPU daerah lain. Terbukti dengan kedatangan KPU Kota Bandung yang telah belajar dan bertukar pengalaman mengenai kegiatan LCC tersebut kemarin (Senin, 11/7).

 Ketua rombongan dari KPU Kota Bandung yang juga Kasubag Teknis dan Hupmas Andri Nurdin, S. STP., M.Si. yang didampingi beberapa stafnya, mengatakan bahwa kedatangannya di Kuningan ini ingin belajar dan menimba pengalaman soal pendidikan pemilih yang di desain dengan Lomba Cerdas Cermat tentang Kepemiluan dan Demokrasi yang telah sukses di selenggarakan oleh KPU Kabupaten Kuningan. “Tentu ini menjadi bahan pelajaran bagi kami yang akan menyelenggarakan kegiatan serupa di Kota Bandung, namu dengan segmen yang berbeda, yaitu khusus Lomba Cerdas Cermat Kepemiluan dan Demokrasi khususpemilih perempuan” tambahnya.

Ketua KPUD Kuningan Endun Abdul Haq M.Pd saat ditemui dikantornya mengatakan, memang betul kemarin kita KPU Kabupaten Kuningan kedatangan tamu dari KPU Kota Bandung untuk belajar soal keberhasilan LCC di Kuningan. Alhamdulillah kegiatan ini ternyata menjadi inspirasi bagi KPU Kabupaten/kota lain untuk melaksanakannya.

Endun lebih lanjut mengatakan, kegiatan LCC ini memang sangat menarik karena melibatkan secara aktif partisipatif dari seluruh pemilih. Karena pelibatan secara langsung inilah yang kemudian pesan-pesan pendidikan pemilihnya mengena, baik itu pesan tentang substansi demokrasinya maupun pemilunya. Dengan harapan kegiatan ini memberikan penjelasan dan pemahaman secara aplikatif tentang pemilu dan proses demokrasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan bangsa, khususnya melalui pemilu, katanya.

Terlebih menjelang kegiatan Pilgub Jabar dan Pilbup Kuningan 2013, Sosialisasi yang terencana dapat menghasilkan pemahaman masyarakat yang baik terhadap pemilu dan proses demokrasi di masyarakat, membuka wawasan berpikir masyarakat dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemilu dan pemilukada,” bebernya. Selain itu kata Endun,  kegiatan pendidikan pemilih ini sebenarnya tidak hanya tugas KPU semata, melainkan seluruh pihak baik itu, pemerintah, sekolah, media pers, lembaga swadaya masyarakat dan lainnya. Sehingga pada saatnya nanti masyarakat kita dapat tercerdaskan dan dapat yang memahami bidang kepemiluan, sekaligus mengetahui informasi-informasi tentang kepemiluan diseluruh segment masyarakat”. ***

Dilihat: 1188

Ayo Memilih

Ayo Memilih Untuk Indonesia!